"Indikasi ada tapi belum bisa kita simpulkan warga negara mana," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kepada wartawan di Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Jumat (26/2/2010).
Dikatakan Edward, indikasi bahwa ada warga negara asing yang berada di lokasi penggerebekan diketahui dari dokumen-dokumen yang tertinggal. Berdasarkan informasi, jika dilihat dari dokumen tersebut diperkirakan mereka berasal dari Timur Tengah. Namun, Edward enggan berkesimpulan mengenai hal tersebut.
"Untuk kebenarannya masih kita perdalam, kita kroscek dulu ke negaranya," tutupnya.
Sebelumnya, Polri menangkap 3 orang di NAD yang diduga terlibat terorisme. Ketiganya lalu diamankan oleh Polda Aceh. Penangkapan terjadi pada Senin, 22 Februari malam. Jumlah tersebut bertambah menjadi 5 orang, setelah dua orang lainnya ditangkap Kamis (25/2) kemarin.
(nvc/asy)











































