Tidak sedikit yang memutuskan membatalkan kegiatan agar bisa hadir di sidang paripurna. Salah satunya Ramadhan Pohan, anggota Komisi III DPR dari FPD yang diundang oleh Pemerintah AS mengikuti rangkaian Symposium on East Asia Security pada 1 sampai 24 Maret 2010.
"Satu suara saya sangat penting buat voting paripurna 3 Maret ini. Maka dengan ikhlas saya membatalkan berangkat ke AS," ujar Pohan pada detikcom, Jumat (27/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi event ini bermanfaat bagi kepentingan karir politisi dan networking saya dan PD ke depan," jelas Ramadhan.
Menurut dia, keputusan batal memenuhi undangan simposium telah dia diskusikan dengan Ketua FPD Anas Urbaningrum. Alasan yang dia kemukakan adalah merasa tidak akan tenang berada di luar negeri justru di saat FPD amat membutuhkan setiap suara dukungan.
"Saya ada di DPR karena PD, tak tega saya berangkat di saat tegang begini. Uang tiket pesawat ke Honolulu, AS, saya kembalikan," ujar dia.
(lh/asy)











































