Golkar Diminta Tak Salahkan Boediono-Sri Mulyani

Kasus Century

Golkar Diminta Tak Salahkan Boediono-Sri Mulyani

- detikNews
Jumat, 26 Feb 2010 01:12 WIB
Jakarta - Hubungan antara Golkar dan Partai Demokrat memanas pasca pembacaan pandangan fraksi di Pansus Bank Century. Pengamat ekonomi Faisal Basri meminta Golkar tidak terus menyalahkan Sri Mulyani dan Boediono. Faisal menilai Golkarlah yang merusak negara ini dari dulu.

"Saya heran kenapa selalu Boediono-Sri Mulyani disalahkan, kenapa yang lain tidak disalahkan. Golkar, saya rasa memang sumber masalah di negeri ini," ujar Faisal Basri.

Dia mengatakan hal ini dalam seminar "Membongkar Fakta dan Merumuskan Kasus Bank Century di Lembaga Administrasi Negara, Jl veteran, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Faisal, Golkar adalah warisan rezim orde baru. Setelah reformasi, harusnya partai penguasa sebuah rezim tidak diperkenankan ikut pemilu, minimal satu periode.

"Meski kita dengan kejatuhan Pak Harto harusnya tidak selesai di situ saja. Harusnya rezimnya dibunuh. Agar tidak masuk dalam pemerintahan," tegasnya.

SBY pun diminta mulai mengevaluasi mana kawan dan mana lawan dalam koalisi. Menurutnya jangan sampai SBY diajak berkoalisi dengan syarat-syarat yang melanggar hukum.

"Saya rasa tidak boleh kompromi, ada yang ngomong saya dukung anda tapi tolong pajak saya diselamatkan dulu, nah sebaiknya presiden tidak terpengaruh. lebih baik dia bersikap tegas," sindirnya.


(rdf/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini