"Tadi saya informasikan ke Kapolda (soal penangkapan teroris), beliau sudah cek langsung ke seluruh jajaran, tidak ada yang melakukan penangkapan teroris," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Boy tidak bisa memastikan penangkapan apa yang terjadi tadi siang di Tanah Merah. Termasuk apakah 5 orang tersebut terkait jaringan teroris yang telah ditangkap di Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi siapa yang melakukan penangkapan? Mungkinkah dari Polda lain?
"Mungkin saja, tapi saya tidak tahu. Kita sama-sama cari tahu saja. Kita sekarang sudah azas keterbukaan. Tidak ada yang ditutup-tutupi," tutupnya.
Siang tadi, sejumlah warga menyaksikan penggerebekan ini terjadi di 3 kamar kos-kosan milik Bambang di RT 02 RW 06 Rawa Sengon, Tanah Merah, Kamis (25/2/2010) sekitar pukul 12.00 WIB. Para saksi mata melihat, 5 orang tersebut dibawa oleh anggota berpakaian Densus 88 dari Polda Metro Jaya.
Kondisi 3 kamar yang disewa oleh Maulana berantakan. Tidak ada barang yang mencolok di kamar yang berukuran 3x5 meter itu. Bercak darah juga ada yang berceceran di lantai.
(mad/rdf)










































