"Sudah tidak ada lobi, tidak ada kesempatan lagi. Kita bukan mengulur-ulur waktu, karena waktu juga bukan punya kita," kata anggota pansus asal PKS, Fahri Hamzah usai sidang Pansus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Menurut Fahri, fokus PKS tetap pada kesimpulan. PKS ingin kesimpulan pansus satu kalimat saja seperti mandat angket untuk mengecek ada atau tidaknya pelanggaran. "Jadi ada kalimat delik, misalkan pemerintah dalam hal pemegang kebijakan moneter atau fiskal telah melakukan pelanggaran. Kalau disetujui, itu yang akan ditindaklanjuti," jelasnya.
Satu Rumusan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi rapat pleno itu merespon usulan anggota pansus agar pansus di paripurna mempunyai rumusan yang satu. Kita sepakati rumusan apa adanya," jelas Mahfudz.
(amd/yid)











































