"Ini imbauan kepada masyarakat Bogor dan pengguna internet. Penipuan bisa terjadi lewat pertemanan. Selly berkenalan dengan korban lewat internet," kata Kasatreskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah di Mapolresta Bogor di Kedunghalang, Bogor, Kamis (25/2/2010).
Korban Selly di Depok, Bandung dan Jakarta, merupakan kenalan di Facebook. Namun korban di Bogor, menurut Irwansyah, bukan dari pertemanan Facebook.
"Yang di Bogor bukan lewat Facebook, tapi pertemanan biasa lalu menawarkan bisnis pulsa," lanjutnya.
Irwansyah mengatakan Polresta Bogor sedang memburu Selly. Oleh karena itu, dia meminta agar para korban Selly lainnya di daerah Bogor untuk segera melapor.
"Harap hati-hati. Kalau merasa tertipu oleh Selly agar segera melapor ke Polresta Bogor," pungkasnya.
Selain Rasellya, Selly juga memakai nama alias Eyy. Dia kerap mengaku sebagai wartawan kriminal Kompas berinisial SF. Di Facebook, Selly memakai sejumlah nama antara lain 'Panggil Aku Eyy', 'Aksel Namaku', dan 'Wanita di Titik Nol'.
Selly diketahui beraksi sejak 2006 namun selalu lolos. Universitas Moestopo (Beragama), Hotel Gran Mahakam dan Kompas Gramedia pernah menjadi korban aksinya. Diduga Selly sudah mereguk uang ratusan juta rupiah.
(fay/nrl)











































