Idrus: Kalau Diceraikan, Ya Masuk Pengadilan

PD-Golkar Memanas

Idrus: Kalau Diceraikan, Ya Masuk Pengadilan

- detikNews
Kamis, 25 Feb 2010 13:01 WIB
 Idrus: Kalau Diceraikan, Ya Masuk Pengadilan
Jakarta - Tiba-tiba saja banyak politisi yang mengibaratkan koalisi dengan pernikahan setelah Partai Demokrat dan Partai Golkar yang satu barisak di koalisi berbeda pandangan soal skandal Centutry. Koalisi antar partai diibaratkan pernikahan secara sah, bukan nikah siri maupun selingkuh. Lantas bagaimana kalau pasangan itu ada masalah?

"Kalau diceraikan, ya masuk pengadilan agama. Masak mau langsung ditinggal? Ini kan kawin resmi," kata Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2010).

Menurut Ketua Pansus Century ini, layaknya dalam pernikahan, tidak ada masalah yang diselesaikan dengan pernyataan yang meledak-ledak. "Saya kira itu kontra politik dan tidak menyelesaikan masalah. Kita harus bicara dengan niat yang tulus," katanya.

Dan ketika perceraian menjadi pilihan, maka perceraian pun memiliki proses. "Kan ada prosesnya (untuk bercerai). Kalau nikah siri, ada apa-apa bisa langsung ditinggal," jelasnya.

Proses perceraian membutuhkan langkah yang panjang. Diperlukan klarifikasi dan proses-proses lainnya. Idrus meyakini, tidak akan ada perceraian dalam koalisi ini. Sebab, fraksinya telah mengikuti instruksi Presiden SBY untuk membuka kasus Century ini seterang-terangnya.

"Dan dasar kita membukanya untuk mendukung visi misi koalisi untuk benar-benar mengungkap kasus di mana ada pelanggaran," pungkasnya.
(amd/yid)


Berita Terkait