Jimly: Presiden Jangan Reaktif Tanggapi Pansus Century

Jimly: Presiden Jangan Reaktif Tanggapi Pansus Century

- detikNews
Kamis, 25 Feb 2010 11:25 WIB
Jimly: Presiden Jangan Reaktif Tanggapi Pansus Century
Jakarta - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jimly Asshidiqie meminta Presiden SBY tenang saja menghadapi kesimpulan Pansus Century. Skandal Century harus dijadikan pelajaran penting untuk membenahi mafia perbankan di Indonesia.

"Mari kita selesaikan masalah ini secara sederhana saja. Presiden jangan terlalu reaktif," kata Jimly dalam acara seminar 'Membongkar Fakta dan Merumuskan Solusi Kasus Bank Century' di gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jl Veteran 10, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2010).

Menurut mantan Ketua MK ini, kasus skandal Bank Century merupakan bukti nyata masih adanya mafia perbankan yang bisa jadi bekerjasama dengan para pejabat negara. SBY pun diminta peka terhadap masalah ini dan menjadikan momentum ini sebagai perang terhadap mafia perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mari kita benahi dari awal. Karena dalam masalah ini kita semakian melihat banyaknya mafia di negara kita, tidak hanya mafia hukum saja seperti dari pengusaha. Mafia perbankan juga banyak yang bisa melibatkan pejabat," papar Jimly.

Jimly meminta semua pihak untuk tidak menuding orang-orang tertentu sebelum diputuskan oleh pengadilan. Hal ini sangat penting untuk menghargai wibawa lembaga pengadilan dan HAM yang bersangkutan.

"Biarlah itu diproses di penegakan keadilan. Dalam penegakan keadilan, bukan cari orang yang salah, tapi orang yang jahat. Biarlah penegak hukum yang nanti menindak mereka jika memang terbukti," pintanya.

"Sebenarnya saat ini masa transisi kita untuk mencoba kehidupan bernegara yang lebih baik. Kita harus manfaatkan ini, jangan sampai terbawa arus Century," kata Jimly.

(yid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads