Namun ditekankan mantan ibu negara AS itu, pemerintah AS harus lebih dulu memastikan bahwa pelanggaran hak asasi manusia (HAM) tidak terus berlanjut sebelum meningkatkan kerjasama tersebut.
Hal itu disampaikan Hillary di depan anggota parlemen AS seperti dilansir Today Online, Kamis (25/2/2010).
Dikatakan istri mantan presiden AS Bill Clinton itu, pemerintahan Presiden Barack Obama yakin bahwa meningkatkan kerjasama dengan Indonesia akan bisa dilakukan dengan tetap mempertahankan aturan hukum AS.
Indonesia selama ini telah mendapat sanksi-sanksi dari AS atas kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lampau.
Sanksi tersebut termasuk larangan penjualan senjata AS terhadap militer Indonesia. Larangan tersebut telah dicabut belum lama ini.
(ita/iy)











































