Data yang dihimpun detikcom, peristiwa itu pecah akibat saling rebutan batu kali sekitar pukul 08.00 WIT Kamis(25/2/2010). Oleh kedua warga desa, batu kali menjadi lahan rejeki karena bias dijual.
Saling rebut lokasi batu kali ini tak terhindar. Mulai dari perang mulut sampai perang batu. Senapan anginpun ikut bicara.
Tiga orang mengalami luka-luka. Imran Lamauna warga Dusun Waysakula yang terserempet peluru senapan angin di bagian dada kiri. Sefnat Fadel warga Desa Hatu yang mengalami luka robek di pelipis mata kiri akibat terkena lemparan batu serta Kapolsek Bandara AKP M Alfons yang terkena lemparan batu di lengan kanan dan kiri.
M Alfons yang mendapat informasi terjadinya bentrokan ini langsung mendatangi TKP bersama empat orang anak buahnya. Namun, banyaknya warga yang terlibat baku lempar, membuatnya tak berkutik. Bahkan sebuah batu melayang dan mengenai tangan Alfons. Darah pun mengucur.
Melihat situasi tak terkendali, Alfons meminta bantuan pasukan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Tak lama berselang, satu peleton Samapta, satu regu Brimob BKO dan personil dari Unit Buser maupun Satintelkam turun ke TKP. Bentrokan pun dapat diatasi, warga kemudian kembali ke desanya masing-masing.
Namun beberapa waktu kemudian terlihat asap mengepul dari arah belakang
pegunungan yang ada di Waysakula. Warga Waysakula menduga, asap itu berasal dari hutan cengkih milik mereka yang dibakar warga Hatu.
Buntutnya, warga Waysakula memblokir jalan. Tak satupun kendaraan penumpang baik mobil maupun sepeda motor untuk menuju ke Desa Hatu. Blokir jalan ini dilakukan selama 4 jam.
Namun aksi pemblokiran jalan ini dapat diatasi oleh anggota TNI-AD dari Satgas BKO dan personil TNI-AU.
Mengantisipasi bentrok susulan, kini sejumlah aparat keamanan ditempatkan pada perbatasan kedua desa.
"Situasi saat ini telah berangsur-angsur pulih kembali. Kita telah tempatkan pasukan untuk menyekat kedua pihak sehingga tidak terjadi pertikaian," ujar Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Didik Agung Widjanarko.
(han/nik)











































