"Jarak antara dinding gedung dengan posisi tergeletak sejauh 25 meter," kata Kapolsek Anyer AKP Kosasih saat dihubungi detikcom, Rabu (24/2/2010)
Dugaan tewas akibat jatuh disimpulkan dari tanda-tanda di sekitar mayat, tak ada kerusakan pagar pembatas serta rumput yang masih rapi. Tak ada tanda-tanda perkelahian di sekitar lokasi mayat atau kerusakan di sekeliling korban. Hal tersebut juga tampak di balkon dan kamar apartemen rapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil otopsi, diketahui Tri Fajar tewas akibat pecahnya tengkorak dan tulang leher patah. Selain itu juga ditemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh. "Masih dikembangkan untuk mengerucut kepada sebab kematian," pungkasnya.
(asp/nwk)











































