"Hasil investigasi Pansus menyimpulkan tidak ada fakta yang menguatkan adanya aliran dana ke PD dan Tim SBY-Boed," kata analis politik Istana Kepresidenan RI, Zaenal A Budiyono, Rabu (24/2/2008).
Penyebutan nama Sri Mulyani dan Boediono oleh beberapa fraksi, menurutnya merupakan bukti politisasi bailout Bank Century. Dua nama pejabat tinggi negara itu sedari awal memang seolah menjadi 'target operasi' para politikus dengan kepentingan politik mereka masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini membuktikan bahwa Pansus tidak lebih instrumen politik untuk memuluskan tujuan para petualang politik. Bukannya jadi opsi politik untuk mencari solusi agar kasus BLBI dan Century tidak terulang, Pansus malah berbicara teknis dan kelihatan mencari siapa yang bisa dijatuhkan.
"Pansus DPR harus fair melihat isu Century dalam konteks kerugian negara. Pada 2003 lalu, Pemerintahan Mega mengeluarkan kebijakan Release and Discharge (R&D) yang 'mengampuni' koruptor kakap BLBI. Mereka merampok lebih dari Rp 600 T uang negara, tapi hingga kini semua diam seolah lupa," pungkas Zaenal.
(lh/nwk)











































