Sebelum diputus di rapat paripurna 2 Maret mendatang, proses pertarungan Pansus Century masih akan berlanjut di perumusan kesimpulan. Bisa jadi posisi hasil kesimpulan fraksi semalam akan berubah.
Sebab, untuk merumuskan kesimpulan yang akan dibawa ke paripurna DPR, Pansus harus membuat kesimpulan satu suara. Bukankah ini hal yang sulit? Karena PD dan PKB pasti tak mau menyetujui kesimpulan PKS, PG, PDIP dan Hanura yang menyatakan Boediono dan Sri Mulyani bersalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sidang paripurna tidak menemukan jalan musyawarah mufakat untuk memutuskan hasil kesimpulan dan rekomendasi Pansus, maka jalan voting pasti akan diambil. Jika ini sampai terjadi, PD juga masih bisa sangat leluasa bermanuver menggagalkan semua hasil Pansus jika PD bisa memastikan dukungan dari parpol koalisi.
Tetapi, jika PD gagal melobi parpol koalisi sebagaimana gagalnya PD mengkomunikasikan pandangan fraksi-fraksi semalam, jangan berharap PD dalam pertarungan di paripurna akan menemukan happy ending. Yang terjadi justu PD akan dipermalukan 2 kali sebagaimana dipermalukan di pandangn akhir fraksi-fraksi semalam.
Jadi, pertarungan Pansus Century masih belum usai. Masih ada waktu bagi pemimpin koalisi, PD, untuk melakukan lobi-lobi di perumusan tim 9 Pansus yang malam ini menggodok hasil pandangan fraksi di Hotel Sultan. PD juga masih punya kesempatan mengganjal rekomendasi Pansus di rapat Bamus DPR sebelum dibawa ke paripurna.
Jika 2 tahap itu sudah benar-benar tidak bisa dikendalikan oleh PD, partai besutan SBY masih bisa bertarung mati-matian untuk menggagalkan hasil keputusan dan rekomendasi Pansus dalam sidang paripurna dengan berbagai cara. Jika semua itu tidak bisa dilakukan oleh PD, mungkin benar juga penilaian Sekjen DPP PPP Irgan Chairul Mahfiz bahwa cara berpolitik PD memang masih amatiran. Kita lihat saja nanti!
(yid/nrl)











































