Bantah Jadi Mafia Jabatan, Ruhut Cuma Minta Kapolri Bantu Temannya

Bantah Jadi Mafia Jabatan, Ruhut Cuma Minta Kapolri Bantu Temannya

- detikNews
Rabu, 24 Feb 2010 15:39 WIB
Bantah Jadi Mafia Jabatan, Ruhut Cuma Minta Kapolri Bantu Temannya
Jakarta - Ruhut Sitompul membantah menjadi mafia jabatan. Tapi Ruhut mengakui memang meminta Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri agar membantu karir temannya.

"Itu bukan mafia jabatan. Itu sudah jelas untuk pendidikan. Kawan saya itu, sudah 3 kali tes enggak lulus," terang Ruhut saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Rabu (24/2/2010).

Permintaan Ruhut itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Polri, pada Selasa (24/2/2010) kemarin. Teman yang dimaksud Ruhut adalah Maruli Simanjuntak yang kini bertugas di Polda Metro Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruhut mengaku bertemu Maruli 2 minggu lalu. Saat itu perwira Polri yang bertugas di Puslabfor itu meminta bantuan dia.

"Dia sudah berjasa, saya meminta agar diperhatikan. Tidak minta jabatan, saya ketemu dengan kawan saya itu tidak diatur," terangnya.

Ruhut menegaskan permintaan bantuan kepada Kapolri disampaikan secara transparan. "Saya terbuka terang benderang, dan aku kan memang sering bantu-bantu. Kalau yang lain diam-diam, dan ini sudah rahasia umum," tutupnya.

Sebelumnya dalam RDP Komisi III DPR dan Polri itu, saat Ruhut menyampaikan pendapatnya perihal meminta bantuan Kapolri, banyak anggota DPR lain yang menyoraki. Bahkan ada yang menganggap Ruhut mafia jabatan.

"Orang yang beranggapan seperti itu telmi (telat mikir)," tutupnya.
(ndr/iy)


Berita Terkait