"Itu bukan mafia jabatan. Itu sudah jelas untuk pendidikan. Kawan saya itu, sudah 3 kali tes enggak lulus," terang Ruhut saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Rabu (24/2/2010).
Permintaan Ruhut itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Polri, pada Selasa (24/2/2010) kemarin. Teman yang dimaksud Ruhut adalah Maruli Simanjuntak yang kini bertugas di Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sudah berjasa, saya meminta agar diperhatikan. Tidak minta jabatan, saya ketemu dengan kawan saya itu tidak diatur," terangnya.
Ruhut menegaskan permintaan bantuan kepada Kapolri disampaikan secara transparan. "Saya terbuka terang benderang, dan aku kan memang sering bantu-bantu. Kalau yang lain diam-diam, dan ini sudah rahasia umum," tutupnya.
Sebelumnya dalam RDP Komisi III DPR dan Polri itu, saat Ruhut menyampaikan pendapatnya perihal meminta bantuan Kapolri, banyak anggota DPR lain yang menyoraki. Bahkan ada yang menganggap Ruhut mafia jabatan.
"Orang yang beranggapan seperti itu telmi (telat mikir)," tutupnya.
(ndr/iy)











































