Istamar, kepala keamanan Bank Mutiara Solo, mengatakan bahwa dialah yang mengantar Baruno dari kantor Bank Mutiara Solo menuju Bandara Adisumarmo untuk berangkat ke Jakarta, Jumat lalu. Saat itu tidak ada gelagat mencurigakan apa pun dari Baruno.
"Orangnya memang pendiam tetapi sama sekali tidak terlihat mencurigakan bahwa akan merencanakan kejahatan apa pun. Saya bahkan tahu persis dia hanya membawa pakaian yang dikenakannya saja," ujar Istamar, Rabu (24/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi memang tidak diketahui secara pasti apakah saat itu Mas Baruno sudah naik pesawat menuju Solo atau ada sesuatu yang menimpa dirinya selama berada di bandara maupun ada peristiwa lain yang menyebabkan dia tidak diketahui keberadaannya hingga sekarang," ujar sumber tersebut.
Dikatakan dia, memang sempat terdengar kabar bahwa Baruno saat ini masih berada di Jakarta. Kabar tersebut mengatakan Baruno berada di rumah seorang kenalan di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan. "Tapi saya tidak bisa memastikan kebenaran kabar itu," ujar sumber tersebut.
Kapala Kantor Bank Mutiara Solo, Sukarno, hingga saat ini belum biusa dihubungi. Saat didatangi di kantornya di Jalan Yos Sudarso, tidak ada satu pun pejabat Bank Mutiara yang bersedia menemui. Hanya Istamar yang menemui dan mengatakan semua pimpinan sedang dipanggil ke Jakarta.
(mbr/asy)











































