"Presiden harus terus memantau apapun yang dihasilkan oleh keputusan yang akan diambil di paripurna nanti," kata Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tandjung kepada wartawan usai bertemu 27 dubes asing di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jaksel, Rabu (24/2/2010).
Menurut Akbar, sebagai presiden, SBY harusnya peka dan bertindak cepat dalam merespon masalah. Akbar berharap, SBY memperhatikan secara serius dan sungguh-sungguh atas keputusan DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seyogyanya, apapun yang dihasilkan DPR nanti, kita benar-benar berharap ada perhatian yang sunguh-sungguh dari presiden," imbuhnya.
Siap Voting
Dalam kesempatan ini Akbar juga berharap paripurna DPR dapat berjalan mulus tanpa voting. Namun, andaikan fraksi-fraksi tidak bisa bersuara bulat, Golkar siap melakukan voting.
"Kalau memang itu pandangan akhir dari fraksi, itu akan dibahas di paripurna. Dalam pembahasan itu, tidak menutup kemungkian bisa saja ada perbedaan antar satu fraksi dan fraksi lainnya," paparnya.
"Kalau ada perbedaan untuk mencapai kesepakatan, kalau memang perlu atau terpaksa, saya pikir pengambilan keputusan dengan pemungutan suara tidak apa-apa," kata Akbar.
(lia/iy)











































