Penghargaan tersebut diberikan Direktur Eksekutif UNEP Achim Steiner oleh kepada SBY sebelum membuka Konferensi Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum ke-11 di BICC Nusa Dua, Bali, Rabu (24/2/2010)
"Indonesia dan negara sahabat komitmen menjaga kelautan, untuk memastikan agar pengeloaan sumber daya kelautan untuk kesejahteraan masyarakat tanpa merusak ekosistem laut," kata SBY dalam sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengajak semua pihak melestarikan hutan hujan tropis karena sangat penting untuk memproduksi oksigen sekaligus menyerap karbondioksida. "Masyarakat Indonesia telah melakukan gerakan penanaman 1 miliar pohon di seluruh penjuru tanah air.Β Satu orang satu pohon. Penanaman Tekad rakyat indonesia untuk persembahkan miliaran popon bagi dunia," katanya.
SBY menilai bahwa krisis global tidak hanya berdampak negatif terhadap pembanguan tetapi juga masalah lingkungan. "Ternyata krisis menjawab dengan jelas kita harus desain ulang desain pembangunan global. Pembangunan yang menghasilkan struktur ekonomi yang tidak rapuh, memperhatikan perhatikan kerusakan lingkungan. Kita tidak boleh wariskan kerusakan lingkungan pada anak cucu," demikian SBY.
SBY mengajak masyarakat dunia menyelamatkan bumi dari ancaman kerusakan lingkungan. "Mari kita menyelamatkan bumi yang kita cintai. Satu planet tanggung jawab kita bersama. Tempat anak cucu melanjutkan masa depan," kata SBY.
(gds/asy)











































