Massa datang ke depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, sejak pukul 11.30 WIB, Rabu (24/2/2010). Mereka semua berikat kepala putih bertuliskan SPSI. Massa juga membawa spanduk.
"ACFTA No! Go to hell Neolib! Ekonomi Kerakyatan yes!" demikian spanduk yang mereka bawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perdagangan bebas Asean-China melanggar UUD, karena membuat ekonomi kita tidak berdaulat. Dengan perjanjian ini maka akan terjadi PHK besar-besaran," kata orator Subiyanto dari mobil sound system.
Aksi ini menyebabkan kondisi lalu lintas di Jl Medan Merdeka Utara arah ke Harmoni jadi tersendat. Massa juga sempat terlibat aksi dorong dengan sekitar 100 polisi yang berjaga.
Sementara ada 6 perwakilan massa yang diterima oleh Sekretariat Negara. Hingga pukul 12.10 WIB, aksi masih terus berlangsung.
(fay/irw)











































