Malaysia Jajaki PRT asal Papua Nugini, Myanmar dan Timor Leste

Malaysia Jajaki PRT asal Papua Nugini, Myanmar dan Timor Leste

- detikNews
Selasa, 23 Feb 2010 16:38 WIB
Jakarta - Penghentian sementara pengiriman PRT Malaysia yang dilakukan pemerintah Indonesia sejak pertengahan tahun lalu ternyata masih berpengaruh terhadap majikan-majikan di negeri Petronas tersebut. Persatuan Agensi Pembantu Rumah Asing (PAPA) pun mengusulkan agar pembantu rumah diambil dari Papua Nugini,
Myanmar dan Timor Leste untuk memenuhi permintaan majikan yang semakin meningkat.

Presiden PAPA, Alwi Bavutty mengatakan langkah itu bertujuan meragamkan sumber pembantu rumah dan mengurangi ketergantungan kepada beberapa negara termasuk Indonesia, Kamboja dan Filipina.

"Kita sarankan hal ini kepada Kementerian Sumber Manusia. Terdapat permintaan yang tinggi tetapi jumlah pembantu rumah sebenarnya masih tidak cukup," katanya sebagaimana dikutip dari kantor berita Bernama, Selasa (22/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengungkapkan, mengenai perkembangan yang terjadi pada saat ini. Menurutnya, menyusul kebijakan pembekuan pengiriman pembantu rumah dari Indonesia sejak pertengahan tahun lalu, PAPA membawa masuk pembantu rumah dari Kamboja dan Filipina untuk memenuhi permintaan majikan.

"Ada limitasi dalam hal ini terutama ketentuan undang-undang yang tidak mengizinkan majikan Islam mengambil pembantu rumah bukan beragama Islam," katanya.

Saat ini lebih dari 300,000 PRT asing bekerja Malaysia dengan rata-rata 2.000 pembantu rumah baru pada setiap bulan.

(rmd/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini