Mengendus Aroma Transaksi Politik di Pertemuan Cikeas

Skandal Century

Mengendus Aroma Transaksi Politik di Pertemuan Cikeas

- detikNews
Selasa, 23 Feb 2010 05:42 WIB
Mengendus Aroma Transaksi Politik di Pertemuan Cikeas
Jakarta - Pertemuan partai koalisi dengan Presiden SBY menjelang kesimpulan Pansus Hak Angket Bank Century batal dilakukan. Meski begitu, pertemuan yang rencananya dilakukan di kediaman pribadi presiden, di Cikeas, Bogor ini memunculkan beberapa spekulasi.

"Pertama, konsolidasi politik. Setelah terlihat 'membisu' dalam beberapa pekan terakhir dan liarnya arah dukungan partai-partai koalisi di parlemen, SBY rupanya perlu turun tangan untuk 'menertibkan' partai-partai koalisi," ujar Pengamat Politik dari Charta Politika Arya Fernandes kepada detikcom, Senin (22/2/2010).

Arya mengatakan pada tahap inilah transaksi politik akan terjadi. Partai partai koalisi yang sebelumnya terlihat garang dalam setiap rapat-rapat Pansus bisa jadi akan berubah pikiran setelah pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Golkar dan PKS jelas sangat khawatir dengan ancaman reshuffle dan pengusutan beberapa kader partai yang terlibat pengemplangan pajak dan terkait dugaan korupsi," imbuhnya.

Menurut Arya dalam tawar menawar politik tersebut bisa saja pemerintah akan menangguhkan penyusutan tentang dugaan pengemplangan pajak oleh beberapa perusahaan Bakrie atau menangguhkan pengusutan beberapa kader partai yang diduga terlihat korupsi, dengan konsekuensi partai-partai seperti Golkar dan PKS melunak dalam menyampaikan temuan akhirnya.

"Saya kira Golkar akan melunak. Golkar sadar betul pilihan untuk menjadi partai yang berseberangan dengan pemerintah bukanlah style politik dari Golkar. Dan Golkar sadar bahwa memutuskan untuk menjadi partai oposisi bukanlah pilihan yang bagus bagi Golkar untuk 2014 mendatang," paparnya.

Namun Golkar, lanjut Arya, tentu tidak juga mau kehilangan mukanya di depan publik. Golkar akan tetap pada keputusannya untuk menyebut nama. Tapi mungkin tidak sampai menyentuh Boediono. Mungkin hanya sampai Sri Mulyani.

"Bila Golkar telah berhasil 'dijinakkan' oleh SBY. Saya kira PKS akan ikut merevisi temuannya. PKS tidak mungkin berada satu gerbong dengan PDI Perjuangan melawan pemerintah. Saya kira PKS akan ragu juga bila ditinggal oleh Golkar. Apalagi mindset basis pemilih atau kader PKS dengan PDI Perjuangan sangat berbeda. Jelas, arah keputusan PKS tentang Bank Century, dalam banyak hal ditentukan juga oleh Golkar," jelas Arya.

Sebelumnya sumber detikcom yang juga salah satu elit partai koalisi mengatakan batalnya pertemuan di Cikeas itu karena sudah terendus oleh media. Sumber tersebut menduga, SBY khawatir, publik akan memaknai pertemuan tersebut sebagai upaya meredam Pansus.

"Jadi khawatir kalau diketahui publik pertemuan itu akan dimaknai upaya meredam pansus," ungkap dia.

(mpr/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads