Brown Hadapi Komisi Penyelidikan Publik Inggris 5 Maret

Brown Hadapi Komisi Penyelidikan Publik Inggris 5 Maret

- detikNews
Selasa, 23 Feb 2010 01:46 WIB
Brown Hadapi Komisi Penyelidikan Publik Inggris 5 Maret
London - Komisi penyelidikan publik di Inggris yang mengusut dukungan negara tersebut terhadap invasi Amerika Serikat (AS) ke Irak terus bekerja. Komisi akan memanggil Perdana Menteri Gordon Brown.

Brown akan memberikan kesaksian pada Jumat 5 Maret bulan depan mulai pukul 10.00 waktu setempat. Setelah itu diikuti oleh Menteri Negara Inggris untuk Pembangunan Nasional, Douglas Alexander.

Seperti dikutip dari reuters, Senin (22/2/2010), sepertiga dari 60 kursi di ruang sidang rencananya akan disediakan untuk keluarga tentara Inggris atau penduduk sipil yang meninggal atau hilang di Irak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Brown akan menjadi saksi penting kedua setelah mantan Perdana Menteri Tony Blair. Blair dihadapkan ke komisi itu bulan lalu.

Penampilan Brown ini hanya beberapa minggu sebelum pemilu di Inggris yang akan digelar pada Mei. Perang Irak tahun 2003 telah melemahkan Partai Buruh, yang menjadi kendaraan politik bagi Brown maupun Blair.

Minggu lalu Brown mengatakan, ia mendukung pengiriman 45 ribu serdadu Inggris ke Irak bukan karena ancaman militer Irak. Namun, lebih karena negara tersebut tidak pernah mematuhi kewajiban internasional.

Ia tidak percaya argumen bahwa presiden Irak saat itu, Saddam Hussein, memiliki senjata pemusnah massal. Sebab, senjata tersebut hingga saat ini tidak ditemukan.

"Bukti yang diberikan kepada kami adalah bahwa ada senjata, tapi bagi saya alasan untuk intervensi selalu pelanggaran kewajiban internasional oleh pemerintah Irak," kata Brown kepada majalah Tribune.

Penyelidikan publik Inggris ini dipimpin oleh pensiunan pegawai pemerintah, John Chilcot.

(irw/mpr)


Berita Terkait