4.000 Pilot Lufthansa Mogok Kerja Selama 4 Hari

4.000 Pilot Lufthansa Mogok Kerja Selama 4 Hari

- detikNews
Senin, 22 Feb 2010 15:26 WIB
4.000 Pilot Lufthansa Mogok Kerja Selama 4 Hari
Berlin - Serikat pilot maskapai penerbangan Lufthansa, Jerman, melakukan aksi mogok kerja selama 4 hari. Aksi ini dilakukan menindaklanjuti negosiasi kenaikan gaji dan jaminan keselamatan kerja dengan pihak perusahaan Lufthansa yang gagal.

Lebih dari 4 ribu pilot meninggalkan pekerjaannya mulai Senin hingga Kamis waktu setempat. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap negosiasi kontrak kerja terkait gaji dan jaminan keselamatan kerja yang berlarut-larut. Demikian seperti dikutip dari CNN, Senin (22/2/2010).

Bahkan dua pertiga jadwal penerbangan hari Senin-Kamis telah dibatalkan menyusul aksi mogok kerja yang dilakukan. Aksi mogok ini diprediksikan akan memberikan 'pengaruh besar' bagi operasional penerbangan internasional, karena penerbangan Lufthansa mencakup ke 80 negara di seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat aksi ini, para penumpang yang berada di Bandara Frankfurt, Jerman, banyak yang merasa terganggu. Mereka pun mengungkapkan kekesalannya akibat tertundanya penrbangan mereka."Ini membuat saya marah, seharusnya saya berangkat Senin pagi," ujar seorang penumpang.

"Saya harus berangkat Minggu malam menemui keluarga saya di rumag, tapi sekarang saya baru bisa pulang besok malam dengan kereta. Sangat tidak menyenangkan," gerutu penumpang lain.

Pada tahun 2008, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menobatkan Lufthansa sebagai maskapai penerbangan terbesar ke-2 di dunia dengan jumlah penumpang 42,2 juta orang. Tapi mulai tahun 2009, pendapatan Lufthansa menurun 15 persen dari jumlah pendapatan tahun sebelumnya sebesar US$ 535 miliar. Jumlah penumpang menurun 3,5 persen. Oleh perusahaan maskapai penerbangan Lufthansa, aksi ini ditaksir menimbulkan kerugian sebesar Rp 306 triliun per harinya.

Menurut seorang perwakilan serikat pilot, Jorg Handwerg, sebagian besar pilot Lufthansa telah bekerja tanpa kontrak sejak Maret dan lebih dari 90 persen anggota serikat pilot memilih untuk mogok kerja.
(nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads