Gudang Kasur Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Gudang Kasur Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

- detikNews
Senin, 22 Feb 2010 01:52 WIB
Gudang Kasur Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah
Surabaya - Sebuah gudang penyimpanan kasur busa dan pegas di perkampungan Dukuh Pakis Surabaya ludes terbakar. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Jumlahnya secara persis tidak tahu. Mungkin di dalam gudang ini jumlahnya ada ratusan kasur. Harganya jutaan rupiah (per kasur)," kata penanggungjawab gudang kasur pegas dan busa merk Superland, Lia saat dimintai keterangan petugas Polsek Dukuh Pakis di lokasi kejadian, Minggu (21/2/2010) dini hari.

Pantauan detikcom, selain warga sekitar yang berusaha memadamkan api, sebanyak tujuh unit mobik PMK yang terdiri dari PMK pos Wiyung dua unit, Pasar Turi tiga unit, Margomulyo dua unit dan satu unit mobil pumper.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mengalami kesulitan untuk cepat tiba di lokasi. Selain jalan kampung sempit, di jalan kampung juga banyak polisi tidur," ujar Kasi Ops PMK Kota Surabaya, Ari Bekti Iswantoro di lokasi kejadian.

Selang waktu sekitar 1,5 jam, petugas pemadam berhasil memadamkan pusat api. Kemudian dilanjutkan dengan pembasahan.

Sementara itu, Kapolsek Duku Pakis AKP A Lukito mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui penyebab kebakaran di gudang kasur tersebut.

"Kita belum mengetahui. Setelah api padam, akan kita police line. Besok akan diidentifikasi dan menunggu hasil labfor," jelasnya.

Sebelumnya, kebakaran gudang penyimpan kasur busa dan pegas merk Superland di perkampungan padat, Jalan Dukuh Pakis IV / 7, Surabaya ini, diketahui oleh warga sekitar, pada pukul 20.30 WIB. Warga langsung berduyun-duyun ke lokasi kejadian, sebagian berusaha memadamkan api dan sebagian hanya melihat.

Setelah petugas PMK berhasil memadamkan api, warga akhirnya bubar dan beberapa petugas kepolisian dari Polres Surabaya Selatan masih berada di lokasi, untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(roi/ape)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait