"Kalau menurut saya, ia terjebak dalam persepsi pribadi," tutur Momon ketika berbincang dengan detikbandung Minggu (21/2/2010).
Ditambahkan Momon, reaksi negatif yang timbul akibat postingan Mario adalah suatu hal yang wajar. "Dia memposting di situs jejaring sosial yang banyak diakses orang. Kalau postingannya mengundang resistensi, itu saya kira wajar saja," terang Momon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momon juga menuturkan, tindakan Mario baru bisa diterima bila tujuan yang dimaksud untuk menyuarakan hidup sehat.
"Kecuali yang dia lakukan untuk memberikan reaksi kejut pada masyarakat untuk menyuarakan kesehatan atau gaya hidup sehat. Tapi konteks kalimatnya tidak seperti itu," tutup Momon.
Di akun twitternya Sabtu (20/2/2010) malam, Mario menyebut bahwa perempuan yang suka merokok, dugem, dan sebagainya tidak layak untuk dinikahi.
(dip/tya)











































