"Tidak ada dampak positif dari rokok. Apalagi yang melakukannya adalah wanita. Wanita perokok akan berpengaruh terhadap keturunannya," ujar Hanirono ketika dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya Minggu (21/2/2010).
Ditambahkannya, aktivitas dugem atau clubbing juga tidak baik bagi kalangan wanita. "Dugem itu identik dengan minum-minuman keras dan narkoba. Selain itu, rokok juga sudah tidak asing lagi. Jadi pasti lebih berbahaya pada keturunan nanti," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak wanita yang merasa derajatnya sama dengan pria dengan merokok. Selain itu juga sebagai simbol kehidupan modern. Padahal hal itu keliru dan malah berdampak buruk pada kesehatan," ujarnya.
Terkait postingan Mario yang menuai banyak pro dan kontra, Hanirono menilai hal itu adalah wajar. "Wajar, namun saya kira tidak bisa disebut kata-kata Mario tidak sesuai HAM. HAM itu tidak berarti kita bebas berbuat apa saja tanpa mempedulikan orang lain. Perbuatan merokok dan dugem secara tidak langsung merugikan orang lain. Apalagi dilakukan wanita yang akan melahirkan keturunan. Yang dirugikan adalah anaknya sendiri," tutup Hanirono.
(dip/tya)











































