Kasus Selly ini dinilai unik oleh sejumlah pihak karena pelaku diduga berbakat hipnosis sekaligus punya kecenderungan psikopat. Selly pun tidak pandang bulu memilih korban. Dari Office Boy sampai pengusaha pernah menjadi korbannya. Selly selalu lolos dari jerat hukum sejak 2006.
Beberapa korban dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (21/2/2010) mengungkapkan kebetulan yang menarik. Penipu yang selalu mengaku wartawan kriminal Kompas ini mengulang pola kerja yang sama dalam seminggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia main dengan kami dari Rabu sampai Jumat," kata A, korban Selly di Bandung.
Selly pun memulai menawarkan modus bisnis pulsa murah pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. A dan kawan-kawan ditawari pulsa murah sepanjang Jumat sampai Minggu. Korban Selly di Depok, ditawari pulsa murah pada Minggu.
"Pas Minggu itu Rasellya menawarkan pulsa murah dan kita tertarik," kata C dari Depok.
Dalam waktu ini pula korban menyerahkan uang, baik lewat transfer ATM atau tunai. Pada hari Senin, Selly akan memutus komunikasi dan menghilang.
"Hari Senin dia mengaku mau liputan ke Medan terus nggak bisa ditelepon lagi," kata C.
"Hari Senin, saya kejar ke hotel tapi telat. Dia sudah check out," kata A.
Nah, sekarang adalah akhir pekan. Jika Selly beraksi lagi, inilah saatnya. Namun entah di kota mana lagi. Waspada saja.
(fay/mad)











































