Program Kerjasama Indonesia-Belanda Tersendat

Kabinet Belanda Jatuh

Program Kerjasama Indonesia-Belanda Tersendat

- detikNews
Minggu, 21 Feb 2010 02:15 WIB
Program Kerjasama Indonesia-Belanda Tersendat
Jakarta - Kabinet Balkenende IV di Belanda jatuh. Sejumlah menteri dan deputi menteri mengundurkan diri karena alasan prinsip. Kejadian ini tidak akan berpengaruh banyak terhadap hubungan Indonesia-Belanda, namun beberapa kerjasama antarnegara akan sedikit tersendat.

"Memang akan ada keterlambatan dan lain-lain, akan ada penyesuaian. Tapi itu akan menjadi dinamika baru dalam hubungan perjanjian," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/2/2010).

Menurut Faizasyah, secara umum tidak akan ada pengaruh signifikan terhadap hubungan politik dan perdagangan Indonesia-Belanda dengan jatuhnya kabinet tersebut. Restukturisasi dalam kabinet adalah hal yang biasa dalam sebuah pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam hubungan bilateral tidak akan banyak terhambat karena hubungan kita sudah terstruktur dengan baik. Tidak akan ada pengaruhnya," tegasnya.

Sebelumnya, kabinet Belanda jatuh tepat pukul 10.00 WIB. Balkenende menyatakan sudah berusaha maksimal untuk mempertahankan kabinetnya, namun titik perbedaan terlalu prinsip.

Partai Buruh tetap pada sikapnya bahwa partisipasi pasukan Belanda di Afghanistan berakhir pada 1/8/2010 sesuai kesepakatan semula koalisi.

Sebaliknya Kristen Demokrat menghendaki pasukan tetap dipertahankan di Afghanistan. Partai Buruh menginginkan opsi tersebut harus masuk tong sampah sebelum Jumat (kemarin, red) dan tegas secara definitif mengatakan 'Tidak' kepada NATO. Kesepakatan tak tercapai. Partai Buruh mundur. Kabinet jatuh.

(mad/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads