"Memang akan ada keterlambatan dan lain-lain, akan ada penyesuaian. Tapi itu akan menjadi dinamika baru dalam hubungan perjanjian," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/2/2010).
Menurut Faizasyah, secara umum tidak akan ada pengaruh signifikan terhadap hubungan politik dan perdagangan Indonesia-Belanda dengan jatuhnya kabinet tersebut. Restukturisasi dalam kabinet adalah hal yang biasa dalam sebuah pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kabinet Belanda jatuh tepat pukul 10.00 WIB. Balkenende menyatakan sudah berusaha maksimal untuk mempertahankan kabinetnya, namun titik perbedaan terlalu prinsip.
Partai Buruh tetap pada sikapnya bahwa partisipasi pasukan Belanda di Afghanistan berakhir pada 1/8/2010 sesuai kesepakatan semula koalisi.
Sebaliknya Kristen Demokrat menghendaki pasukan tetap dipertahankan di Afghanistan. Partai Buruh menginginkan opsi tersebut harus masuk tong sampah sebelum Jumat (kemarin, red) dan tegas secara definitif mengatakan 'Tidak' kepada NATO. Kesepakatan tak tercapai. Partai Buruh mundur. Kabinet jatuh.
(mad/mad)











































