Menurut sejumlah aktivis, seharusnya masjid itu direnovasi seperti bangunan tua lain yang berada di sekitar lokasi. Namun, hal itu tidak dilakukan pemerintah Maroko.
Sedikitnya ada 520 bangunan kuno yang saat ini butuh perhatian dari pemerintah. "Bagaimana dengan anggaran yang sudah disiapkan untuk renovasi ini?" tanya Chaker, seorang aktivis lokal seperti dikutip AFP, Sabtu (20/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merespons hal ini, pemerintah Maroko menyerukan perbaikan total untuk seluruh masjid kuno di negara tersebut.
"Semua biaya akan ditanggung dan kebutuhan akan dipenuhi," kata Menteri Dalam Negeri Maroko.
Sementara itu, raja Maroko Muhammad ke VI meminta agar perbaikan masjid tidak merusak nilai seni bangunan. Ia meminta agar bentuk asli masjid-masjid kuno tersebut dipertahankan. "Pertahankan bentuk aslinya," ucapnya.
Ambruknya menara masjid di kota tua tersebut terjadi pada 1245 GMT saat dilaksanakannya ibadah Salat Jumat. Saat pengumuman awal disampaikan, Kementerian sudah melansir 11 orang tewas. Korban terus bertambah hingga mencapai 41 orang.
Pencarian untuk sementara dihentikan. Jenazah korban yang tewas diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dikuburkan secepatnya.
(mad/mad)










































