Secara resmi puisi ini diperdengarkan perdana dalam puncak perayaan nasional tahun baru imlek 2561. Acara yang dihadiri oleh Presiden SBY dan Wapres Boediono itu digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Judul puisi tersebut cukup panjang, yaitu "Selamat Beristirahat Gus, Semoga Sampeyan Tidak Melupakan Kami". Syairnya lebih panjang lagi, ada 12 bait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut petikan syair terakhir puisi ""Selamat Beristirahat Gus, Semoga Sampeyan Tidak Melupakan Kami".
Oh ya Gus,
Kalau Gusti mulai bosan, mangkel dan marah melihat ulah para elit kita
Tolong sampeyan hibur dengan guyonan maha dahsyat
Agar Gusti terpingkal-pingkal
Luluh hati dan mau mengampuni dosa-dosa kita.
(lh/fay)











































