"Terapi online tidak ada. Kalau email biasa juga dipegang pengurus yang ikut menjawab terapis yang bertanya kepada Beliau (Anand Krishna)," kata Ketua Anand Ashram Maya Safira Mochtar dalam keterangan pers di Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Sabtu (20/2/2010).
Demikian juga terapi melalui SMS, menurut Maya itu lebih mirip tanya jawab saja. Pengurus yayasan juga ikut membantu Anand membalas SMS dari terapis-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maya juga membenarkan ada semacam rayuan untuk mendapat terapis, namun tidak ada unsur hipnotis. "Rayuan itu sesuatu yang sangat biasa sekali, karena kita mempromosikan, jangan dikonotasikan jelek," jelas Maya.
Maya menyampaikan pernyataan yang dihembuskan oleh Tara adalah berita miring. "Itu banyak berita miring, itu salah informasi hal-hal seperti itu," tutupnya.
(van/fay)











































