"Ambruknya menara terjadi setelah hujan lebat menyerang wilayah tersebut selama beberapa hari," kata pejabat Kementerian Dalam Negeri lewat tayangan televisi seperti dikutip AFP, Sabtu (20/2/2010).
Penduduk juga mengatakan hujan deras memang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kementiran mengumumkan dengan cepat bahwa ambruknya menara masjid di kota tua tersebut terjadi pada 1245 GMT saat dilaksanakannya ibadah Salat Jumat. Saat pengumuman awal disampaikan, Kementerian sudah melansir 11 orang tewas.
Bagi korban yang mengalami luka ringan dibawa ke rumah sakit di Meknes, sementara untuk yang luka serius dibawa ke Fes, 60 kilometer arah utara kota.
Menteri dalam negeri dan menteri agama mengunjungi tempat kejadian untuk meninjau proses evakuasi. Raja Mohammed VI telah memerintahkan untuk membangun kembali menara dengan menjaga bentuk aslinya. (lrn/lrn)











































