Jakarta - Anggota Pansus Angket Bank Century dari FPKS, Andi Rahmat, mengaku kecewa dengan lobi petinggi parpol yang digelar secara sembunyi-sembunyi. Menurutnya, jika memang lobi tersebut positif untuk menjernihkan skandal Bank Century, tentu sebaiknya tidak dilakukan dengan sembunyi-sembunyi.
"Lobi dalam dunia pengambilan kebijakan itu harus. Tapi kenapa lobi ini selalu di ground," keluh Andi kepada detikcom, Jumat (19/2/2010).
Menurut Andi, lobi sebenarnya diatur dalam undang-undang. Namun demikian yang dilaksanakan petinggi parpol agak berbeda. "Harusnya dilakukan di tempat representatif dan ada kameranya," jelas Andi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Andi tidak ingin berpikiran negatif. Baginya yang terpenting lobi tersebut bermanfaat bagi rakyat. "Sudahlah kita anggap itu sesuatu yang biasa, yang paling penting responsibility dari lobi tersebut," tutupnya.
(van/lrn)