Pasca Kudeta Militer, Niger Mencekam

Pasca Kudeta Militer, Niger Mencekam

- detikNews
Jumat, 19 Feb 2010 17:39 WIB
Pasca Kudeta Militer, Niger Mencekam
Niamey - Kudeta yang dilancarkan oleh tentara militer di Niger, membuat kondisi negara miskin ini semakin mencekam. Tentara militer menempatkan tank dan truk yang dipasangi senjata mesin di sekitar istana kepresidenan yang berada di ibukota Niamey.

Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (19/2/2010). Truk militer yang dilengkapi dengan senjata mesin otomatis itu juga ditempatkan di depan kantor Perdana Menteri dan Kementerian Luar Negeri.

Tidak nampak tanda-tanda adanya kekerasan baru di sekitar istana semenjak terjadinya baku tembak pada Kamis (18/2) kemarin. Dalam baku tembak yang menewaskan 3 tentara militer tersebut, akhirnya Presiden Mamadou Tandja digulingkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang sumber di pemerintahan mengatakan, Presiden Tandja ditahan di sebuah barak militer yang berada di luar kota Niamey. Presiden Tandja ditangkap setelah melakukan rapat kabinet di istana kepresidenan oleh kelompok junta yang menamakan dirinya Dewan Tertinggi untuk Pemulihan Demokrasi (Supreme Council for the Restoration of Democracy/CSRD).

Kelompok junta ini menyatakan mereka mencari dukungan dari 15 juta penduduk Niger untuk mengubah Niger menjadi negara dengan demokrasi dan tata pemerintahan yang baik. Menurut mereka, Presiden Tandja tak mengindahkan kritikan yang muncul baik dari dalam maupun luar negeri terhadap sikapnya yang hendak mengubah konstitusi untuk memperluas kekuasaannya.

Pemimpin skuadron junta Salou Djibo usai melakukan kudeta menyatakan, pemerintah telah dibubarkan. Tentara militer memutuskan untuk mengambil alih tanggung jawab untuk mengakhiri ketegangan politik yang terjadi di negara yang bertetangga dengan Nigeria itu.
(nvc/fay)


Berita Terkait