Meskipun Obama dan Dalai Lama bertemu di Washington, biksu Budha di wilayah Tongren, yang berada di utara provinsi Qinghai, mengatakan mereka tetap merayakan pertemuan keduanya. Meski demikian ada peringatan dari pemerintah China, pertemuan tersebut akan membahayakan hubungan AS-China.
"Hatiku dipenuhi kebahagiaan. Pertemuan ini sangat penting bagi kami, AS tidak memberikan ancaman dan akan bertemu pemimpin kami," ujar salah seorang biksu Tibet, Johkang, dengan senyum lebarnya seperti dilansir Reuters, Kamis (18/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar pertemuan Dalai Lama dengan Obama telah marak diberitakan di wilayah Qinghai melalui siaran radio asing berbahasa Tibet. Sebagian besar masyarakat Tibet antusias dengan pertemuan tersebut.
(nvc/fay)











































