Mustar: Penyidik Tanya Soal Aliran Dana Bendera

Mustar: Penyidik Tanya Soal Aliran Dana Bendera

- detikNews
Kamis, 18 Feb 2010 16:56 WIB
Mustar: Penyidik Tanya Soal Aliran Dana Bendera
Jakarta - Mustar Bonaventura, aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), tersangka pencemaran nama baik Ibas Cs menilai pertanyaan penyidik tidak substansial. Ferdi Semaun dan dirinya ditanya soal aliran dana Bendera.

"Pertanyaan penyidik tidak substantif. Dari 43 pertanyaan penyidikan pertama, hari ini hanya 1 pertanyaan. Penyidik menanyakan aliran dana Bendera," kata Mustar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/2/2010).

Padahal, dirinya dan Ferdi di-BAP atas laporan pencemaran nama baik 9 pejabat dan pengusaha. "Saya pikir ini tidak substantif dengan pelaporan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini, kedua tersangka kembali diperiksa atas laporan Menkopolhukan Djoko Suyanto, Menegpora Andi Mallarangeng dan Rizal Mallarangeng. Materi pemeriksaan yang disampaikan penyidik atas laporan 3 orang itu, katanya, sama dengan yang sebelumnya.

"Sama saja. Katanya cuma satu saja yang kurang. Ya itu pertanyaan soal aliran dana Bendera," ujarnya.

Ferdi sendiri mengaku kecewa atas pemeriksaan tersebut. "Sudah meluangkan waktu, cuma ditanya itu. Saya kecewa," jelasnya.

Pansus Century

Terkait hasil pemeriksaan pansus Century, Ferdi merasa banyak kejanggalan di dalamnya. "Apa yang sekarang terungkap di pansus itu sama sekali masih minim, masih banyak yang janggal, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa nama-nama itu tidak menerima aliran dana century," jelas Ferdi.

Lebih jauh, Mustar mengatakan pihaknya akan berupaya melaporkan data temuan mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Itu sedang diupayakan dengan tim kuasa hukum. Belum tahu kapan waktunya," ungkap Mustar.

Mustar dan Ferdi sendiri masih konsern terhadap kawannya, Resmol yang terkapar di RSCM. "Kawan kita, korban yang di posko masih koma. Itu dulu yang akan kita sikapi," tandas Mustar.

(mei/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads