Demikian disampaikan Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2010).
"Kunjungan ini sudah direncanakan sebelumnya, tapi tertunda karena kesibukan dalam negeri. Presiden ingin menjaga tradisi mengunjungi di awal-awal pemerintahan," ujar Dino.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa agenda kenegaraan yang akan dibahas adalah tentang pengaturan kerjasama bidang keamanan, climate change dan terorisme. SBY juga dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Persemakmuran Australia dan menerima ketua partai oposisi. Selain itu di Sydney, SBY akan melakukan pertemuan bisnis.
Lantas, pada 11-12 Maret 2010, SBY akan bertolak ke Papua Nugini. "Ini kunjungan pertama Presiden sejak tahun 2004. Hubungan kedua negara sangat erat," imbuh Dino.
Di Papua Nugini, SBY akan diterima PM Michael Somare untuk membahas masalah perdagangan dan perbatasan.
(nwk/irw)











































