"Saya dengan bapak gubernur dan beberapa menteri akan membahas masalah Ciliwung ini yang bisa kita upayakan jangan sampai tiap tahun banjir," kata Wapres Boediono.
Boediono menyatakan hal itu saat meninjau penampungan pengungsi korban banjir di Jl. Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2010). Boediono menyempatkan melihat langsung lokasi banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka agar warga tidak lagi menjadi korban banjir, maka aliran air harus dikendalikan sekaligus memindahkan warga dari bantaran sungai. Sehingga sungai menjadi lebih lebar dan otomatis daya tampungnya juga bertambah.
"Untuk rumah-rumahnya dalam jangka waktu beberapa tahun dipindahkan ke tempat yang tidak terlalu jauh tetapi lebih lebih aman," sambung Boediono.
Mengingat persoalannya yang sangat kompleks, maka upaya normalisasi fungsi sungai dan pemindahan para
penduduk yang tinggal di bantaran kali akan dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Rencananya rapat bersama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dengan agenda tunggal pengendalian banjir akan digelar di Kantor Wapres RI, Jumat (19/2/2010) besok.
Upaya memindahkan warga dari bantaran sungai sudah dirintis sejak periode kepemimpinan Gubernur DKI Sutiyoso dengan membangun rumah susun baru. Sayangnya proyek tersebut seolah jalan di tempat, sebab lokasi rumah susun yang dinilai terlalu jauh dari tempat warga beraktivitas sekarang ini.
(lh/iy)











































