Seratusan orang PKL Pasar Induk Cibitung itu menghadang kedatangan para petugas Satpol PP di tempat mereka mencari nafkah, Kamis (18/2/2010). Mereka menilai, alasan petugas melakukan penggusuran tidak masuk akal.
"Masak kami yang di dalam pasar mau di gusur, sedangkan mereka yang berjualan di pinggir jalan didiamkan saja. Kalau mau digusur ya semua, jangan pilih kasih," kata Ada, salah seorang PKL.
Namun petugas tidak mau peduli dengan keberatan pedagang. Mereka tetap melakukan penggusuran. Dan satu kios milik PKL berhasil dirobohkan.
Melihat hal itu, para pedagang tersulut emosinya. Mereka berteriak-teriak dan memaki-maki petugas. Selanjutnya, aksi saling dorong pun terjadi antara para PKL dengan petugas Satpol PP. Akbatnya suasana pun semakin panas.
Namun sebelumnya berujung pada bentrokan yang lebih besar lagi, para petugas mengalah. Mereka menghentikan aktivitas penggusuran dan mengajak para pedagang berdialog.
Kepala Bagian Penertiban Pemkab Bekasi, Eno Chan, mengatakan penertiban dilakukan karena kios-kios PKL di dalam pasar semakin semrawut. Hal tersebut membuat lalu lintas di dalam pasar induk itu terganggu.
(djo/djo)











































