"Mungkin minggu depan ya. Kita sedang kumpulkan bukti-bukti. Setelah Tara selesai, kita akan laporkan lagi," ujar salah satu tim penasihat hukum korban Anand, Theresia Purba, kepada detikcom, Kamis (18/2/2010).
Menurut Theresia, pihaknya masih belum bisa bicara secara rinci mengenai kejadian pasti pelecehan seksual tersebut. Ketujuh korban masih di bawah pengawasan psikolog agar bisa kembali mengingat apa yang telah dilakukan Anand.
"Kita juga masih belum mendapatkan ceritanya secara detail karena masih dengan psikolog. Mengembalikan pikiran mereka ke semula," jelasnya.
Menurut Theresia, 7 korban Anand tersebut mulai dari usia 17-50 tahun. Seluruhnya merupakan murid langsung Anand. Ada yang baru setahun menjadi murid Anand dan ada yang sudah 10 tahun mengikuti Anand.
"Mereka harus diisolasi dulu dari orang tua dan lingkungan. Kemudian dengan psikolog," imbuhnya.
Dari 7 korban Anand ini, modus pelecehan seksual Anand berbeda-beda. Ada yang seperti Tara dengan mulai meraba, mencium, dan memeluk. Tapi ada juga yang berbeda dengan Tara.
"Makanya sekarang kita masih mencari tahu apa ada yang sampai berhubungan intim. Kalau yang di Bali belum bisa kita ceritakan dulu," ungkapnya.
(gus/iy)










































