Rizki dilaporkan meninggalkan rumah tanpa pesan sejak Sabtu (13/2/2010) siang. Keresahan keluarga mulai timbul setelah Rizki tidak kunjung pulang menjelang tengah malam ke rumahnya di Jl. Nangka, Kecamatan Medan Barat. Apalagi media massa beberapa pekan terakhir marak memberitakan penculikan yang bermula dari perkenalan di jejaring Facebook.
Remaja hitam manis ini akhirnya pulang ke rumah setelah ditemukan warga di salah satu terminal bus di kawasan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu sore.
Kepada keluarga, Rizki mengaku tinggal selama lima hari di rumah Dewi, seorang wanita seusianya yang dikenalnya lewat pesan singkat SMS, di kawasan Bedagai, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), sekitar 50 kilometer dari Kota Medan.
Β
Kedatangan Rizki disambut isak tangis bahagia sejumlah keluarga. "Sudah lama kenal Dewi, tapi belum pernah ketemu. Selama ini hanya ngomong lewat SMS saja," kata Rizki.
Rizki juga mengatakan, selama di rumah Dewi, ia tidak mendapat perlakuan kekerasan. Namun tidak bisa pulang karena tidak tahu di mana lokasi rumah Rizki.
Ibu Rizki, Paintan mengatakan, ia tertidur saat Rizki meninggalkan rumah. Keluarga mulai gelisah saat Rizki tidak pulang hingga larut malam. Dua hari berikutnya, keluarga membuat laporan kehilangan keluarganya ke Mapolekta Medan Barat.
"Rizki pergi tidak bilang. Keluarga cemas karena tidak pulang hingga larut malam. Dua hari hilang, kami laporkan ke kantor polisi," kata Paintan.
Terkait kasus ini, Polsekta Medan barat kini sedang mengusut motivasi Dewi, hingga nekad membawa Rizki tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
(rul/djo)











































