Acara deklarasi digelar di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Jl Sriwijaya, Rabu (17/2/2010). Hadir, penganut Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindhu, dan Konghucu.
Acara dimeriahkan pentas Barongsai dan seni lainnya. Adik Gus Dur, Umar Wahid dan putri Gus Dur, Alisia Wahid, ikut menikmati pentas tersebut.
Setelah sambutan, perwakilan agama doa sesuai agamanya. Lalu perwakilan panitia, Romo Alois Budi Purnomo membacakan piagam deklarasi yang intinya akan melanjutkan perjuangan Gus Dur.
Panitia juga memberikan prasasti secara simbolik yang nantinya akan disimpan di Museum Gus Dur di Ciganjur. Alisia sebagai perwakilan keluarga, menerima prasasti itu.
Ketua panitia, Nelwan mengatakan komunitas lintas agama merasa perlu melanjutkan upaya Gus Dur, terutama agenda dialog antar agama. "Melalui Gus Dur, semua itu akan kita bangun," katanya.
(try/djo)











































