Cegah Kasus Toriq Terulang, RS se-DKI Duduk Bersama

Bayi Hydrochepalus di Masjid

Cegah Kasus Toriq Terulang, RS se-DKI Duduk Bersama

- detikNews
Rabu, 17 Feb 2010 11:39 WIB
Cegah Kasus Toriq Terulang, RS se-DKI Duduk Bersama
Jakarta - Kasus Mohammad Toriq (2 bulan), bayi penderita hydrochepalus yang harus menginap bersama keluarganya di masjid untuk menunggu tindakan Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM), benar-benar memukul pihak RS. Karena itu, RS se-DKI sedang berembug untuk mencari jalan keluar supaya kejadian yang sama tidak terulang lagi.

"Saya kira kuncinya adalah sistem rujukan. Kita sedang duduk bersama dengan RS se-DKI untuk melihat solusinya," kata Direktur RSCM Akmal Taher saat dihubungi detikcom, Rabu (17/2/2010).

Akmal mengungkapkan, dalam sehari, ada sebanyak 30 pasien di RS-nya yang begitu dirujuk tidak kebagian tempat. Karenanya, pasien-pasien tersebut sementara harus ditampung lebih dahulu oleh RS lainnya.

"Kita sedang mencari konsep kerjasama yang resmi. Jangan sampai nanti pasien merasa dipingpong dari RS ke RS," jelas dia.

Menurut Akmal, saat ini pihaknya telah menyediakan rumah singgah untuk menampung pasien tidak mampu yang harus mengantre tersebut. RSCM juga telah berkerjasama dengan rumah sehat yang terletak di Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, untuk tinggal sementara para pasien. Namun, itu semua tidak cukup.

Ditambahkan dia, saat ini baru enam RS yang diajak untuk berembug bersama. RS-RS tersebut tentunya yang menjadi rujukan bagi pasien peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Diharapkan nota kesepahaman bisa dicapai dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan cepat selesai. Kalau sudah sebagian pasien akan segera teratasi," harapnya.

(irw/iy)


Berita Terkait