"Rencananya dilakukan CT Scan pagi ini. Proses itu tidak sampai satu jam," kata Direktur RSCM Akmal Taher saat dihubungi detikcom, Rabu (17/2/2010).
Menurut Akmal, dari CT Scan tersebut akan diketahui apakah Toriq cuma menderita penumpukan cairan di kepala atau ada penyakit-penyakit lainnya. Dari situ, dokter baru dapat menentukan langkah selanjutnya terhadap bayi pasangan Romi Dona (25) dan Fitriani (20) itu.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera dioperasi," lanjutnya.
Dikatakan dia, sebagai pasien yang termasuk dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), penanganan Toriq diprioritaskan. Â
"Pelayanan Jamkesmas itu, meski ada antrean panjang, jadi dimajukan supaya bisa ditolong lebih cepat. Terus karena dia juga berasal dari daerah," tandas Akmal.
Orang tua Toriq dan bayinya tersebut sebelumnya terpaksa menginap di sebuah masjid dekat RSCM untuk menunggu penanganan dari rumah sakit. Pihak RSCM telah menganjurkan agar keluarga yang berasal dari Kampung Teratai Udik Masigit, RT 1/2, Jombang, Serang, Banten, itu menunggu di rumah sehat, namun mereka mengaku tidak punya biaya akomodasi.
(irw/iy)











































