Â
"Berdasarkan hasil pandangan awal kemarin, posisi pembuktian pelanggaran oleh fraksi 7:2, dan posisi ini saya rasa cukup kuat untuk menghasilkan satu keputusan saja di akhir nanti," kata Sekjen PDIP Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/02/2010).
Â
Tidak menutup kemungkinan jika terjadi alternatif lain. Termasuk saling kuat-kuatan oleh masing-masing fraksi nantinya. Hanya saja menurutnya, kemungkinan itu sangat kecil.
Â
"Untuk menjadi zero sum game, itu tidaklah mudah, sekalipun misalnya partai tersebut melakukan kompromi, melihat hasil pandangan begitu, saya yakin kompromi itu tidak berjalan dengan baik," tambahnya.
Â
Pram juga yakin, dalam hal ini Partai Demokrat (PD) pasti sudah memikirkan perkembangan suasana di publik. PD tidak bisa melawan apapun yang diinginkan oleh publik. Dan untuk PDIP sendiri, ia tegaskan tetap tidak akan berkompromi karena mereka lebih memilih beroposisi.
(lia/nwk)











































