Dalam pelaksanaannya, UNS akan mengandeng Bank Mandiri. Calon peserta bisa mendapatkan nomor identitas dan PIN SNMPTN setelah membayar uang pendaftaran dan menunjukkan kartu identias, nomor induk keluarga (NIK), fotocopy ijazah/tanda lulus di cabang Bank Mandiri terdekat.
Dengan nomor dan PIN itulah calon peserta melakukan pendaftaran online ke www.snmptn.ac.id dan selanjutnya akan mendapatkan formulir yang harus diisi dan harus mengirim foto diri ukuran 6x4 dengan format JPG atau PNG dengan ukuran maksimal 100 KB.
"Setelah semua prosedur dipenuhi, calon peserta harus mencetak file kartu bukti pendaftaran yang selanjutnya akan berfungsi sebagai kartu tanda peserta SNMPTN. Cara ini kami jauh lebih mudah dan efisien. Banyak pengeluaran biaya yang bisa dipangkas melalui cara ini," ujar Rektor UNS, Syamsulhadi, Selasa (16/2/2010).
Dia menyontohkan, sistem pendaftaran model tatap muka dipastikan akan membebani calon peserta untuk biaya transportasi dan penginapan. Belum lagi bagi calon peserta perempuan dari luar kota yang biasanya datang ke Solo diantar oleh orangtuanya sehingga menambah pengeluaran.
"Dengan demikian orangtuanya atau pengantarnya juga harus meninggalkan pekerjaan. Jika dihitung-hitung maka selain kehilangan biaya untuk transportasi, penginapan dan makan selama di Solo, pastinya juga kehilangan pendapatan selama meninggalkan pekerjaan. Semua itu bisa mencapai ratusan juta," ujar Syamsulhadi.
Selain itu, lanjut Sayasulhadi, sistem baru tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah pendaftar karena mempermudah prosedur. Jika tahu lalu pendaftar UNS mencapai 48 ribu orang, tahun ini diharapkan pendaftar mencapai 50 ribu hingga 80 ribu orang.
Lebih lanjut, dia meminta para orangtua tidak cemas dengan model baru tersebut. Pihak UNS dan Bank Mandiri berjanji akan melakukan berbagai sosialisasi ke Sekolah-sekolah. UNS juga akan menggandeng organisasi-organisasi yang mewadahi mahasiswa asal satu daerah.
"Ada 16 orginasasi mahasiswa kedaerahan dibentuk oleh mahasiswa di UNS. Nantinya kami juga akan gandeng mereka untuk melakukan sosialiasi kepada yunior-yuniornya yang baru lulus SMA," kata Syamsul.
(mbr/djo)











































