Mabhouh ditemukan tewas di sebuah hotel mewah Dubai bulan Januari lalu. Kelompok Hamas menuding Israel terlibat dalam pembunuhan itu. Pemerintah Israel menolak berkomentar mengenai tudingan itu.
Namun sumber keamanan Israel mengungkapkan, Mabhouh berperan penting dalam penyelundupan senjata yang didanai Iran ke para militan di Jalur Gaza. Media-media Israel juga kerap mengaitkan Mabhouh pada pemasokan senjata di Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Tamim, tersangka utama yang memegang paspor Prancis, telah meninggalkan Dubai menuju Munich, Jerman via Qatar.
"Kami tidak mengesampingkan Mossad (badan intelijen Israel), tapi begitu kami menangkap para tersangka itu kita akan tahu siapa yang mendalanginya. Kami belum mengeluarkan perintah penangkapan, tapi akan segera dilakukan," ujar Tamim.
Diungkapkannya, salah seorang tersangka adalah wanita.
"Israel melakukan banyak pembunuhan di banyak negara, bahkan di negara-negara yang bersekutu dengannya," cetus Tamim.
Mabhouh yang lahir di Jalur Gaza, tinggal di Suriah sejak tahun 1989. Dia dibunuh sehari setelah tiba di Dubai.
(ita/iy)











































