"Pastilah kedinginan, apalagi kemarin ada hujan gede. Kita kasih minyak telon saja paling," kata ayah Toriq, Romi, kepada detikcom, Selasa (16/2/2010).
Namun, lanjut Romi, untungnya selama 14 hari ini, anak pertamanya tersebut tidak terlalu rewel. Bila menangis pun, Toriq cuma dipeluk oleh ibunya dan disusui.
Menurut Romi, anaknya tersebut lahir di sebuah klinik dekat rumahnya di Kampung Teratai Udik, RT 01 RW 04, Cilegon, Banten. Sejak dalam kandungan, Toriq diketahui sudah menderita penyakit kelebihan cairan di kepala tersebut.
"Pernah dirawat di Rumah Sakit Panggung Rawi, namun disuruh ke RSCM saja," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Toriq dibawa ke RSCM pada awal bulan Februari ini untuk diperiksakan. Namun, sambil menunggu antrean, dokter menyarankan Toriq tidak dirawat inap di RS, melainkan tinggal di rumah sehat. Karena kesulitan biaya untuk membawa Toriq ke rumah sehat, keluarga menginap di masjid dekat RSCM. (irw/iy)











































