Selubung knalpot itu merupakan bagian dari komponen pesawat Riau Airlines. Pesawat berangkat dari Bandara Binaka, Nias dan mendarat di Bandara Polonia Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kasus ini pun baru diketahui pihak pengelola bandara pada Senin siang setelah pemilik rumah melaporkannya ke Administrator Bandara (Adban) Polonia, Medan.
"Suara jatuhnya lumayan kuat. Pada waktu kejadian tidak ada orang dalam rumah, saya sedang di depan rumah. Tidak ada yang korbanlah," kata Maruli kepada wartawan di rumahnya, Senin sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat laporan tersebut, tim Adban Polonia langsung mendatangi kediaman Maruli dan membawa selubung knalpot. Administratur Bandara Polonia Razali Abubakar menyatakan komponen itu terjatuh saat pesawat yang membawa penumpang dari Bandara Binaka menuju Medan melintas di lokasi.
"Saat itu, seluruh awak pesawat tidak mengetahuinya," kata Razali.
Menyusul kejadian ini, Adban Polonia mengambil langkah tegas dengan menggrounded pesawat Riau Airlines tersebut, sambil menunggu kebijakan lanjut dari Departemen Perhubungan di Jakarta. Selain itu, rencananya pihak Adban Polonia dan PT Angkasa Pura II Cabang Polonia juga akan melakukan pengecekan lebih intensif setiap maskapai penerbangan yang akan dioperasikan.
(rul/mok)











































