"Setelah menangkap Saleh (pemulung yang didakwa menyimpan ganja), orang yang tinggi besar itu kecing. Kemudian dia duduk di sofa bekas dan mengambil sesuatu dari bawahnya," kata Romli, salah seorang pemulung dalam kesaksiannya di PN Jakpus, Jakarta, Senin (15/2/2010).
Ketika penangkapan terhadap Saleh berlangsung, Romli mengaku sedang mengecat gerobak pemulungnya. Jarak antara dirinya dengan Saleh kurang lebih hanya 3 meter.
"Tapi saya tidak tahu apa yang diambil itu," tambah pemulung yang tinggal di tepi rel KA, Jl Benda, Kemayoran, Jakarta, itu.
Sementara saksi Apna. Nenek 3 orang cucu ini mengaku dirinya melihat Saleh digelandangn dengan tangan ke belakang oleh seorang pria berperawakan tinggi besar.
Kesaksian dua orang ini mengungkap fakta bahwa Saleh ditangkap oleh 1 orang bertubuh tinggi dan besar. Anehnya fakta itu tidak dinyatakan dalam BAP Polsek Kemayoran. Di dalam BAP tertulis bahwa penangkap Saleh adalah polisi bernama Diky yang berperawakan kecil.
โSemakin jelas, jika BAP tersebut adalah hasil rekayasa,โ tegas pengacara terdakwa, Raja Nasution, usai sidang.
Saleh didakwa memiliki ganja seberat 1,6 gram dan tertangkap tangan pada 3 September 2009 lalu. Sidang dengan pemeriksaan saksi akan dilanjutkan pekan depan. Kita tunggu fakta apa lagi yang akan diungkapkan.
(asp/lh)











































