Darah Berceceran di Lantai Kampus UMI Makassar
Sabtu, 01 Mei 2004 19:05 WIB
Jakarta -
Tindakan refreshif aparat kepolisian di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menimbulkan sejumlah pemandangan memilukan. Pecahan kaca, bangku, meja serta darah berceceran.Polisi sendiri saat ini sudah meninggalkan Kampus UMI Makassar di Jl. Urip Sumohardjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/5/2004).Ceceran daerah dari luka-luka yang di derita mahasiswa terlihat jelas membekas di sejumlah lantai kampus UMI. Lantai berwarna putih itu nampak menjadi tidak karuan. Jejak-jejak sepatu lars polisi juga terlihat di sana-sani.Sementara itu di luar kampus UMI, sejumlah mahasiswa masih mencoba bertahan. Tindakan refresif aparat nampaknya menimbulkan dendam di hati mereka. Malam ini mereka melakukan sweeping dan menghadang polisi.Suasana yang tidak kalah menyedihkan juga terlihat di Rumah Sakit (RS) Ibnu Zina. Di RS yang juga terletak di Jl. Urip Sumohardjo ini puluhan menjalani perawatan. Sebagian besar dari mereka menderita luka robek dan memar pada bagian kepala.Dua mahasiswa bahkan diberitakan mengalami luka tembak. Kedua mahasiswa itu, Abdul Rasinan, mahasiswa Fakultas Teknik, jurusan Sipil, angkatan 97 dan Polo Padang, mahasiswa Fakultas hukum angkatan 2002. Abdul mengalami luka tembak di paha kiri dan Polo luka pada bagian kepala.Kemacetan hingga kini juga masih terjadi di sejumlah ruas jalan, yang merupakan jalur alternatif untuk menghindari Jl. Urip Sumohardjo. Antrean kendaraan panjangnya menacapai ratusan meter.
(djo/)










































